Ramsay Health Care

Welcome to Ramsay Health Care  
      
Australia's largest Private Hospital group
Australia's largest Private Hospital group Australia's largest Private Hospital group Doctors Mental Health

Nurses

http://www.ramsayhealth.com.au/

http://www.ramsayhealth.co.id/

                 English | Indonesia

Home

Jadwal Konsultasi Dokter

Daftar Dokter Praktek RSMI

Artikel Kesehatan

Events

Hot News

Selamat datang di Ramsay Health Care Group - Rumah Sakit Swasta terbesar di Australia, yang mengoperasikan 70 fasilitas kesehatan, termasuk 3 di 

Indonesia: 

RS Mitra Internasional,

RS Internasional Bintaro dan

RS Surabaya Internasional

 

RS Mitra Internasional
Jl. Raya Jatinegara Timur 85-87 Jakarta 13310 - Indonesia
Tel. +62-21-2800666/777/888/999
Fax.+62-21-2800755

Indonesia - Career

Pengenalan Tentang Layanan Diagnostik MRI (Magnetic Resonance Imaging)

Nara Sumber  : Dr. Patricia Widjaja, Sp.Rad (Spesialis Radiologi)

1.

T:

Apakah semua Dokter bisa membaca hasil MRI ?

 

 

 

 

 

J:

 

Tidak semua Dokter  dapat membaca hasil MRI. Dokter yang dapat membaca hasil MRI adalah Dokter Spesialis Radiologi yang telah menempuh pendidikan Ilmu Radiologi. Dokter tersebut biasanya berada di ruang radiologi rumah sakit dan bertanggung jawab terhadap hasil  diagnosa yang diperiksa dengan alat–alat di bagian radiologi.

2.

T:

Mendengar indikasi MRI saya memiliki salah satu kasus yang dibahas terutama untuk nyeri tulang belakang, apakah MRI harus dengan rujukan? Ke Dokter apa sebaiknya?

 

 

 

 

 

J:

 

Mungkin dapat dibahas sedikit mengenai kasus-kasus yang indikasi dilakukan pemeriksaan dengan alat MRI yaitu kelainan pada syaraf di otak, kelainan pada susunan syaraf pusat, kelainan pada tulang belakang, kelainan pada tulang rawan dan ruang sendi, serta pemeriksaan terhadap dugaan tumor. Untuk melakukan pemeriksaan ini pasien harus mendapat  surat rujukan dari dokter, karena pemeriksaan ini bersifat spesialistik, tidak dipakai untuk screening. Melihat keluhan Anda nyeri pada tulang belakang, Anda dapat berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Syaraf (Neurologist) atau Dokter Spesialis Bedah Tulang (Orthopedict Surgery).

3.

T:

Saya wanita, setelah pemeriksaan MRI adakah efek seperti vertigo?

 

 

 

 

 

J:

 

Dari berbagai kasus yang diperiksa dengan MRI  sejauh ini tidak ada laporan yang menyatakan ada side effect dari pemeriksaan MRI.

4.

T:

Saya pria, pernah dioperasi lumbal tulang 4 dan 5, sekarang terasa sakit di kaki apakah saya harus di MRI lagi?

 

 

 

 

 

J:

 

Untuk mengetahui kenapa masih timbul nyeri pasca operasi banyak aspek yang harus dilihat, sebaiknya  Bapak konsultasi lagi ke Dokter  untuk mengetahui apa penyebab timbul nyeri di kaki tersebut . Dokter akan mempertimbangkan perlu atau tidaknya pemeriksaan MRI lagi atau tidak.

5.

T:

Saya wanita, Ibu saya terkena kanker payudara sebelah kiri sudah dioperasi 3 tahun yang  lalu, sekarang terasa nyeri punggung kiri, Menurut Dokter yang merawat harus di rontgen, kalau dari hasil rontgen belum ketahuan maka harus MRI, menurut Dokter bagaimana ?

 

 

 

 

 

J:

 

Rasa nyeri pada Ibu Anda harus ditelusuri, memang benar bahwa diperlukan rontgen. Kalau hasil foto Rontgen tidak terlihat ada kelainan, MRI dapat dipikirkan karena MRI lebih sensitive dari Rontgen. Ada yang lebih sensitive lagi dari MRI yaitu bone nuclear scanning. Tetapi pada kasus ini, untuk melihat luasnya lesi dan penekanan terhadap saraf paling baik dengan MRI daripada bone nuclear scanning.

6. T:   Saya mengalami keluhan di lutut jika terlalu banyak duduk atau jalan apakah ini merupakan indikasi pemeriksaan dengan MRI ?
  J:   Walaupun telah disampaikan bahwa keluhan pada lutut merupakan indikasi MRI, tetapi masing-masing indikasi memiliki  tahapan tersendiri.Ada indikasi yang lebih baik langsung diperiksa dengan MRI, ada juga beberapa indikasi yang sebaiknya diperiksa dengan alat radiodiagnostik yang lain terlebih dahulu seperti keluhan pada lutut , dimulai dengan foto Rontgen lutut dulu, bila diperlukan baru MRI. (Dokter ahli yang akan menentukan perlu tidaknya dilanjutkan dengan MRI). MRI bersama-sama dengan pemeriksaan radiology lainnya seperti X-ray konvensional, USG, CT Scan , memberikan informasi tambahan yang saling melengkapi, sehingga tidak selalu berarti diutamakan atau menggantikan pemeriksaan lainnya.
7. T:   Saya wanita, sering mengalami nyeri punggung bawah dugaan Dokter syaraf terjepit, apa betul  harus dilakukan MRI ? Berapa biaya MRI di RS Mitra Internasional?
  J:  

Untuk keluhan  dengan dugaan syaraf terjepit memang sebaiknya dilakukan pemeriksaan MRI. MRI memiliki keunggulan dalam pemeriksaan kelainan tulang belakang misalnya syaraf kejepit. Tetap diingat bahwa pemeriksaan MRI harus dengan surat rujukan dari Dokter Ahli. 

Untuk mengetahui berapa besar biaya pemeriksaan MRI di RS Mitra Internasional Anda dapat menanyakan ke Bagian Keuangan RS Mitra Internasional.

8. T:   Seberapa besar efek radiasi dari MRI, apakah berbahaya?
  J:   Prinsip kerja MRI didasarkan pada terjadinya interaksi antara gelombang radio (RF) dan inti Hidrogen dalam tubuh yang dimasukkan dalam medan magnit yang kuat. MRI tidak menggunakan radiasi sama sekali, tidak ada efek samping dan tidak berbahaya, termasuk untuk ibu hamil MRI dinilai aman.
9. T:   Apakah kontraindikasi dari MRI?
  J:   Hal yang perlu diperhatikan sebelum dilakukan pemeriksaan MRI adalah pasien dengan alat logam feromagnetik di dalam tubuhnya. Pasien dengan pace maker (alat pacu jantung) adalah kontraindikasi utama, karena alat MRI menggunakan magnet berkekuatan besar ( 1,5Tesla), sehingga logam-logam yang bersifat menarik magnet dan baterry dapat terganggu  serta mengganggu pemeriksaan. Sebelum diperiksa biasanya pasien diminta mengisi formulir ,dimana ada banyak pertanyaan  mengenai benda-benda logam, clips operasi, metal dsb. Tetapi tidak semua logam berbahaya, hal ini akan dijelaskan oleh staff di bagian radiology.