Spacer
Spacer RS PREMIERE Jatinegara
People caring for people Spacer
Home
Profil
Fasilitas
Jadwal Dokter
Media Edukasi
Events
Spacer

Spacer
  Arrow Blue  Arsip
Spacer
Bulan Tahun
Spacer
Spacer
  Arrow Blue  Talk Show

Ramsay Job
List Rekananjadwal operasional dan tel utk layanan ke pasienContact RS Mitra
Spacer
Spacer
Spacer TALK SHOW


Pengobatan Kanker dengan Cara Konvensional
Nara Sumber : Henry Naland, Sp.BOnk, Dr. (Spesialis Bedah Tumor)

1.
T:  
Saya wanita, apakah tumor jinak bisa berubah menjadi kanker?
 
  J:  
Kemungkinan tumor jinak menjadi ganas bisa saja tapi sangat jarang terjadi, biasanya pada Tumor yang sudah terlalu lama dan besar. Misalnya Fam (Fibroadenoma mamma), tumor jinak payudara bila dibiarkan bertahun-tahun ada yang berubah jadi ganas, ini dikenal sebagai Progressi, kira-kira hanya 0,5 % -1% saja
 
2.
T:  
Apakah kanker rahim yang sudah parah, perut membesar seperti hamil masih bisa dioperasi?
 
  J:  
Perut besar tersebut akibat kumpulnya cairan yang disebut asites, bila masih terbatas dalam rongga perut dan belum menyebar keseluruh tubuh , masih bisa dioperasi dengan tujuan mengurangi massa tumor sebanyak mungkin, agar modalitas pengobatan lain seperti kemoterapi bisa lebih efektif.
 
3.
T:  
Bagaimana gejala tumor atau kanker yang terjadi di perut ?
 
  J:  
Bila masih kecil tak memberi gejala atau tanda yang jelas. Bila tumornya berada dalam rongga saluran pencernaan makanan, makin lama akan makin sempit saluran makanan tersebut, akhirnya bisa menyumbat sama sekali, sehingga orang sering kembung, muntah, akhirnya tak bisa buang air besar dan buang angina. Bila diluar saluran pencernaan, baru memberi gejala bila sudah besar, akan teraba massa diperut, dan gejala akibat pendesakan saluran pencernaan dari luar.
 
4.
T:  
Saya wanita , sering mengalami sariawan ,Apakah benar sering sariawan di lidah indikasi kanker di daerah mulut ?
 
  J:  
Sariawan yang tak sembuh-sembuh sampai berbulan-bulan harus berhati-hati kemungkinan menjadi kanker cukup besar, harus segera pastikan pergilah kedokter !
 
5.
T:  
Saya wanita usia 34 tahun, saya khawatir sekali mendengar bahwa penyebab kanker mulut rahim adalah suatu virus, betulkah sudah ada vaksin untuk pencegahannya ? Apa syarat sebelum di vaksin ?
 
  J:  
Betul sekarang telah tersedia vaksin untuk mencegah tumbuhnya Virus HPV (Human Papiloma virus) yang dipastikan sebagai pemicu terjadinya Kanker Mulut rahim.Sebelum divaksinasi akan dilakukan dahulu pemeriksaan Pap`smear, lalu diberikan Injeksi Vaksin anti HPV, tiga kali berturut2. Daya perlindungannya lebih dari 95%, dianjurkan pada wanita mulai akilbalig sampai berumur 55 tahun atau pada wanita yang masih aktif melakukan hubungan seksual dengan pasangannya.
 
6.
T:  
Saya wanita usia 34 tahun, payudara saya sering sakit cekot – cekot, mohon diberi penjelasan singkat mengenai kanker payudara , khususnya pada pemeriksaan sendir (SADARI) petanda apa yang harus saya perhatikan ?
 
  J:  
Rasa nyeri pada payudara adalah biasa ,terutama menjelang menstruasi, Sadari dianjurkan dilakukan 1 minggu sesudah mens, Dalam posisi tiduran , bagian tubuh atas diganjal bantal yang ditaruh dipunggung, periksalah payudara kanan anda dengan tangan kiri, dan sebaliknya, secara teratur mengikuti arah jarum jam, perhatikan dan rasakan adakah benjolan atau masa yang sebelumnya tak ada disitu, bagaimana konsistensinya, apa ada rasa nyeri dan lain.Brosur lengkap tentang sadari dapat diminta di YKI (Yayasan Kanker Indonesia) diseluruh Indonesia.
 
7.
T:  
Saya wanita usia 23 tahun, di leher saya ada benjolan sebesar bakso, kadang – kadang jika ditekan sakit sekarang ini saya merasa benjolannya semakin keras, apa jenis benjolan ini Dokter ?
 
  J:  
Benjolan yang ada di leher kemungkinan suatu Kista dermoid (Aterom), yakni kelenjar minyak kulit yang tersumbat muaranya, makin lama lemak yang seharusnya keluar akan berkumpul sering infeksi bila tidak dibuang.
 
8.
T:  
Seberapa perlu kita harus mengantisipasi sejak dini dengan pemeriksaan tumor marker seperti, Ca 19-9, AFP,CEA dan CA72-4 ? Apa perbedaan pengobatan kanker di Indonesia dan Singapura ?
 
  J:  
Peran Pemeriksaan Tumor marker , selain untuk diagnosis, yang lebih penting untuk follow up mengikuti perkembangan penyakit, misalnya sesudah operasi, bila ada kenaikan Tumor marker, kita harus hati hati mungkin tumornya kambuh lagi. Tak ada bedanya, hampir sama, tapi harganya tentu lebih mahal di Singapore. Dan saying, Di Indonesia kita belum punya alat PET-Scan, yang sangat baik untuk melihat kekambuhan tumor atau sisa (residu) tumor setelah tindakan operasi misalnya.
 
9.
T:  
Saya wanita usia 18 tahun, saya ada polip di mulut bagian bibir bawah, saat kegigit polipnya membesar dan warnanya jadi ungu , apa yang harus saya lakukan ?
 
  J:  
Anda dapat berkonsultasi dengan dokter ahli Bedah, mungkin perlu diangkat dengan tindakan bedah sederhana.
 
10.
T:  
Saya wanita, bulan lalu USG payudara kanan ada benjolan 12 mm katanya harus di operasi, minggu kemarin saya kontrol lagi ukuran benjolan menjadi 1,5 cm. Apakah memang pertumbuhan sel tumor demikian cepatnya ?Keluarga saya ada yang menderita kanker darah , apakah hal ini berhubungan dari faktor turunan ?
 
  J:  
Benjolan yang ada pada payudara Ibu kemungkinan itu suatu Kista payudara, biasanya cukup disedot dengan alat injeksi (syringe),atau bila massa padat harus dioperasi, dengan USG harus bisa dibedakan padat atau kista. Tak ada hubungan faktor kanker darah dengan kanker payudara sebagai akibat faktor turunan.
 
11.
T:  
Saya wanita, saya menderita kanker payudara stadium 3 , belum dioperasi, hanya sedot nanah. Sekarang saya sudah menjalani kemoterapi dan sinar , namun benjolannya belum hilang. Apa yang sebaiknya saya lakukan Dokter ?
 
  J:  
Biasanya 3 bulan sesudah Radioterapi bila masih ada sisa [residu] Tumor yang masih hidup (viable), perlu dilakukan pengangkatan dengan operasi. Tapi harus dipastikan dahulu tak ada penyebaran ketempat lain ditubuh Anda. Sebab bila ada penyebaran keorgan tubuh lain, tindakan Bedah tadi tak banyak berguna. Mungkin bisa diberikan pengobatan dengan CAM misalnya Herbal terapi.
 
12.
T:  
Saya pria usia 60 tahun, menderita kanker dan melakukan kemoterapi , saya pernah diterapi dengan Xeloda, kira – kira berapa lama diperlukan kemoterapi ? Apa saja efek samping dari kemoterapi ?
 
  J:  
Lama tindakan kemoterapi yang dilakukan pada masing – masing kasus berbeda. Sayang Anda tak menjelaskan jenis Kanker apa yang Anda derita.
 
13.
T:  
Saya pria, saya ingin tahu mengenai Fabrio Sarcoma, Apa benar pada kasus itu tidak mempan diobati dengan obat kemoterapi ? Bagaimana dengan intra arterial kemoterapi ? Berapa tahun kira – kira harapan hidupnya ?
 
  J:  
Maksud Anda mungkin Fibrosarcoma yakni Tumor ganas dari jaringan ikat, yang memang kurang sensitif dengan pengobatan kemoterapi maupun Radioterapi.Kemoterapi intraarterial artinya kita memberi obat anti kanker melalui pembuluh arteri, yang memperdarahi Tumor, hasilnya hampir sama dengan kemoterapi biasa yang diberikan melalui pembuluh darah balik (vena). Sebab hampir semua obat antikanker diproses (dimetabolisme) dahulu dihati, baru zat aktifnya dapat bekerja pada sel Kanker. Memang ada beberapa obat antikanker yang langsung bisa bekerja pada jaringan tumor ganas atau sel kanker,untuk Kanker jenis ini pemberian intraarterial terapi lebih bermanfaat. Hanya sayang jenis kanker seperti ini sangat sedikit.Hampir semua Sarcoma (Tumor ganas yang berasal dari jaringan mesoderm) prognosisnya tidak baik, kecauli ditemukan dalam stadium dini, masih kecil dan belum menyebar, tindakan pengobatan terbaik adalah pengangkatan Tumor ganas secara luas (Eksisi luas).
 


Spacer