| ||||||||||||||
|
Apakah fissura ani itu dan bagaimana terjadinya ?
oleh: Dr. Med. Christopher B, Sp.B
Fissura
ani atau analfissure adalah suatu luka kecil diselaput-lendir/mukosa
didubur dekat perbatasan dengan kulit. Umumnya luka ini terletak dibagian
belakang; kadang-kadang dibagian depan; jarang sekali disamping. Jika
terletak disamping maka harus dipikirkan bahwa luka ini komplikasi dari
penyakit lain.
Penyebab
terjadinya fissura: Penyebab
utamanya adalah otot polos yang melingkari dubur yang berfungsi sebagai
penutup supaya kotoran apakah itu bersifat padat, cair atau gas tidak
keluar. Otot ini tidak dapat kita pengaruhi menurut kehendak kita, tetapi
dalam keadaan stress atau lama duduk misalnya , dapat bertambah tegang dan
jika kebetulan juga susah buang air besar sehingga kotoran keras maupun
diarrhoe/mencret-mencret maka akan terjadi luka diselaput lendir. Karena
selaput lendir dekat perbatasan kulit penuh dengan syaraf perasa,
luka sekecil apapun akan menyebabkan rasa sakit. Ini selanjutnya
akan menyebabkan otot polos lebih tegang dan pasien lebih takut unutk
buang air besar sehingga sering menahan untuk b.a.b. Jika akhirnya harus
buang air besar, karena kotoran keras luka akan bertambah luas dan rasa
sakit akan bertambah berat. Penyakit ini lebih banyak kita temukan pada
wanita daripada pria; mungkin karena wanita cenderung lebih sering
obstipasi/sembelit.
Gejala-gejala
(Symptom): Gejala
utama adalah sakit yang menyayat waktu dan/atau
setelah buang air besar. Sakit ini dapat berlangsung dari beberapa
menit hingga beberapa jam dan dapat juga berdarah meskipun tidak sebanyak
perdarahan pada wasir. Kadang-kadang
dapat terjadi peradangan didaerah luka sehingga terbentuk suatu
perianalabses dan akhirnya suatu analfistel.
Macam
fissura ani : Ada
dua jenis fissura ani yaitu :
Diagnosa
: Gejala
utamanya adalah sakit yang menyayat
pada waktu buang air besar ; ini membedakan dari haemorrhoid/wasir. Dari
anamnesa /perjalanan penyakit saja sering sudah
dapat diduga adanya analfissur. Pada pemeriksaan colok dubur hampir
selalu dapat ditegakkan
diagnosa saat itu. Pada
analfissur chronis umumnya terlihat juga adanya skintag dan hypertroph
papilla. Gejala
kedua kadang-kadang disertai perdarahan yang biasanya hanya beberapa tetes.
Pengobatan
: Tujuan
pengobatan utama pada fissure ani adalah menghilangkan rasa sakit sehingga
ketegangan otot polos berkurang dan berikutnya luka dapat sembuh. Pada
fissure ani yang akut umumnya dapat dicapai dengan obat (misalnya : salep;
obat rendam; suppositori) dan perubahan cara hidup dan makan supaya tidak
terjadi lagi. Untuk
analfissur chronis yang sudah lama terjadi akan lebih susah untuk
menyembuhkan secara total. Jika frekwensi rasa sakit
bertambah banyak dan lama yang biasanya berakibat dengan lubang
dubur yang bertambah sempit , maka pengobatan berikutnya adalah dengan
operasi yang dinamakan lateral
sphinkterotomi, disini otot polos dibelah beberapa cm. untuk
menghilangkan penyempitan. Indikasi
operasi tergantung hanya jika pasien
terganggu dengan situasi yang dialaminya ini; analfissur tidak pernah akan berubah menjadi kanker / tumor ganas.
Pencegahan
: Pencegahan
selalu lebih baik daripada pengobatan. Cara yang terbaik untuk menghindari
terjadinya atau terulangnya analfissur adalah dengan banyak makan makanan
berserat dan banyak minum air putih supaya kotoran tidak keras hindari
juga makanan yang menyebabkan berak-berak karena ini juga dapat
menyebabkan fissure.Usahakan menghindar dari keadaan yang menyebabkan
stress. Jika fissure dalam beberapa hari tidak hilang, sebaiknya memeriksakan diri kedokter.
|
||||||||||||||